Faktatoday.com – JAMBI, 22 Juni 2026 – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi terus memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program pembiayaan tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha produktif sekaligus menopang ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Di tengah upaya pemulihan layanan pasca gangguan sistem akibat serangan siber beberapa waktu lalu, Bank Jambi memastikan seluruh layanan KUR tetap beroperasi secara optimal sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh akses pembiayaan sesuai kebutuhan usahanya.
Pemimpin Divisi Kredit Produktif Bank Jambi, Ade Yuliawan, mengungkapkan bahwa hingga 19 Juni 2026 jumlah penerima fasilitas KUR telah mencapai 758 debitur. Pihaknya optimistis angka tersebut akan terus meningkat hingga menembus sekitar 800 debitur pada akhir Juni 2026.
“Kami optimistis hingga penghujung Juni jumlah debitur KUR Bank Jambi dapat mencapai 800 orang,” ujar Ade Yuliawan saat ditemui di Gedung Mahligai 9 Jambi, kawasan Telanaipura, Kota Jambi, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran KUR diprioritaskan bagi sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pembiayaan tersebut menyasar berbagai bidang usaha, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan, industri pengolahan, perdagangan, jasa, pariwisata, konstruksi, transportasi, pergudangan, hingga ekonomi kreatif.
Pada sektor pertanian, fasilitas KUR dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan komoditas tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
Selain itu, pelaku usaha di sektor perdagangan dan jasa juga menjadi penerima manfaat pembiayaan, seperti pemilik warung sembako, toko kelontong, pedagang pasar, bengkel, usaha laundry, hingga salon kecantikan yang membutuhkan tambahan modal kerja untuk mengembangkan usahanya.


