Tarif potong rambut pun dibuat bervariasi dan terjangkau, menyesuaikan dengan kategori usia pelanggan. Hal ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar, terutama pelajar dan mahasiswa yang banyak berdomisili di kawasan Mendalo Darat.

Semangat Perantau, Tekad Pantang Menyerah

Empat tahun bukan waktu yang singkat dalam dunia usaha kecil. Bertahan di tengah tantangan ekonomi dan persaingan bisnis menjadi bukti bahwa Pangkas Rambut MANTAP dikelola dengan kesungguhan.

Dhaniel mengaku, merantau bukan perkara mudah. Namun semangat untuk mandiri dan memberikan pelayanan terbaik membuatnya tetap konsisten.

“Saya merantau untuk mencari nafkah yang halal. Harapan saya, usaha ini bisa terus berkembang, bisa membuka lapangan kerja lebih banyak lagi, dan menjadi tempat yang dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Dhaniel berencana meningkatkan fasilitas dan memperluas layanan agar pelanggan semakin puas. Baginya, usaha kecil bukan berarti memiliki mimpi yang kecil.

Dengan konsep sederhana namun mengedepankan kualitas, Pangkas Rambut “MANTAP” kini menjadi salah satu pilihan utama warga Mendalo Darat dan sekitarnya. Dari Maninjau Tapian ke Muaro Jambi, Dhaniel membuktikan bahwa kerja keras, pelayanan tulus, dan konsistensi adalah kunci mempertahankan usaha di tengah ketatnya persaingan.