Faktatoday.com – Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) meluapkan kekecewaan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Kamis (5/3/2026). Massa datang membawa aduan serius soal dugaan persoalan lingkungan. Namun, tak satu pun pejabat berwenang berada di tempat pada jam kerja.
Ketiadaan pejabat dinilai bukan sekadar soal teknis kehadiran, melainkan cerminan buruknya komitmen pelayanan publik. Ketua JARI, Wandi Priyanto, menyebut absennya pejabat saat masyarakat datang mempertanyakan persoalan lingkungan sebagai bentuk pengabaian tanggung jawab.
“Kami datang membawa kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Jika pejabat publik tidak ada saat rakyat datang, itu bukan kelalaian biasa, itu pengabaian,” tegas Wandi di hadapan massa aksi.
Alasan adanya rapat di luar kantor, menurutnya, tidak bisa menjadi pembenaran. Dalam isu yang menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan warga, pemerintah seharusnya hadir, mendengar, dan memberi kepastian.
Tak mendapat respons di DLH, massa bergerak ke Kantor Wali Kota Jambi. Situasi serupa kembali ditemui. Wali Kota dan sejumlah pejabat utama disebut sedang menghadiri rapat di salah satu hotel di Kota Jambi. Bagi JARI, kondisi ini mempertegas kesan bahwa persoalan warga belum menjadi prioritas mendesak pemerintah daerah.

Aksi ini dipicu keluhan warga RT 36, Kelurahan Paal Merah, terkait saluran pembuangan air milik PT BGP yang diduga kerap meluap saat hujan dan menyebabkan genangan di permukiman.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran serta gangguan kesehatan masyarakat.
“Jika saluran pembuangan dibiarkan tanpa pengawasan dan merugikan warga, ini bukan sekadar persoalan teknis. Ini kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan,” ujar Wandi.
Dalam tuntutannya, JARI mendesak DLH melakukan pemeriksaan teknis dan uji kualitas air secara terbuka. Mereka juga meminta Pemerintah Kota memanggil dan mengevaluasi pihak perusahaan, serta menghentikan sementara aktivitas pembuangan air hingga dipastikan memenuhi standar baku mutu lingkungan.


