Faktatoday.com – Muaro Jambi, 26 Maret 2026 — Suasana pagi yang semula tenang di RT 16, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, mendadak berubah mencekam. Warga digegerkan oleh penemuan sesosok jasad pria yang tergeletak kaku di semak-semak pinggir jalan, Kamis pagi. Penemuan ini sontak memicu kepanikan sekaligus rasa penasaran, terlebih setelah video amatir dari lokasi kejadian menyebar cepat di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar luas, korban terlihat mengenakan baju berwarna biru dan celana putih. Tubuhnya terbaring tanpa tanda-tanda kehidupan, menyisakan banyak pertanyaan di benak warga: siapa dia, dan apa yang sebenarnya terjadi?

Penemuan bermula dari kecurigaan warga yang melintas di sekitar lokasi. Saat didekati, sosok tersebut ternyata sudah tidak bernyawa. Informasi ini dengan cepat menyebar, mengundang kerumunan warga yang ingin menyaksikan langsung peristiwa tragis tersebut.

Kapolsek Sekernan, AKP Taroni Zebua, membenarkan kejadian itu dan memastikan bahwa aparat kepolisian bergerak cepat begitu menerima laporan.

“Benar, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Saat ini area sudah kami amankan dengan garis polisi,” tegasnya.

Tim kepolisian segera melakukan sterilisasi lokasi guna menghindari rusaknya barang bukti yang berpotensi menjadi kunci pengungkapan kasus. Setiap sudut area penemuan disisir secara teliti, sementara sejumlah saksi mulai dimintai keterangan untuk merangkai kronologi kejadian.

Di tengah perhatian warga yang terus memadati lokasi, jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Jambi. Proses identifikasi dan pemeriksaan medis pun dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memastikan identitas korban, tetapi juga untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya—apakah akibat tindak kriminal atau faktor lain yang masih menjadi misteri.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai latar belakang kejadian. Minimnya identitas di lokasi membuat kasus ini semakin menyisakan tanda tanya besar. Polisi masih bekerja intensif, mengumpulkan serpihan informasi yang diharapkan dapat membuka tabir peristiwa tersebut.
Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing spekulasi liar yang beredar di media sosial.

“Kami meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Percayakan proses ini kepada pihak kepolisian,” tambah Kapolsek.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa di balik sunyinya jalanan pagi, bisa tersimpan tragedi yang belum terungkap. Kini, publik menanti—akankah misteri kematian pria di pinggir jalan Sengeti ini segera terkuak, atau justru menyisakan teka-teki yang lebih dalam?