Didirikan oleh Datuk H. Umar Jayo Usman bin Usman, Pondok Pesantren Qoryatulhuffazh konsisten mengembangkan pendidikan Islam berbasis hafalan Al-Qur’an yang berakar pada tradisi Melayu. Pendekatan ini diarahkan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki keberanian moral dalam menjaga harmoni sosial serta berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Prosesi wisuda ini sekaligus menjadi pesan lantang bahwa pesantren tetap relevan—bahkan semakin strategis—di tengah tantangan zaman. Dari rahim lembaga inilah diharapkan lahir generasi masa depan: berilmu tanpa angkuh, beradab tanpa kehilangan jati diri, serta berbudaya tanpa tertinggal oleh perubahan.
Di tengah arus modernisasi yang kerap menggerus identitas, Qoryatulhuffazh menunjukkan satu hal yang tak terbantahkan: menjaga Al-Qur’an berarti juga menjaga peradaban.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.