Kepala Desa Mendalo Darat, Bambang Santoso, dalam keterangannya menilai peringatan Isra’ Mi’raj ini sebagai cerminan kuatnya semangat keagamaan masyarakat.
“Saya melihat antusiasme warga sangat luar biasa. Dari anak-anak, remaja, hingga orang tua hadir memenuhi masjid. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman masih hidup dan terjaga di Desa Mendalo Darat. Saya berharap semangat ini tidak berhenti di acara seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga sholat,” tegas Bambang.
Ia juga mengapresiasi kekompakan panitia dan remaja masjid yang dinilai mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan di desa.
Usai acara, awak media mewawancarai Imam Besar Masjid ADDIN, Maryanto. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat, sekaligus menitipkan pesan penting untuk keberlanjutan kegiatan ke depan.
“Saya berharap kekompakan panitia, khususnya remaja masjid ADDIN, terus dipertahankan. Evaluasi harus selalu dilakukan agar setiap kegiatan ke depan bisa berjalan lebih baik dan lebih bermakna,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pengurus Masjid ADDIN, H. Ujang Aswadi. Ia mengapresiasi peran serta warga yang telah memeriahkan peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga dan panitia. Semoga ke depan, setiap peringatan hari besar Islam semakin ramai, semakin hidup, dan semakin memperkuat ukhuwah serta keimanan masyarakat,” tuturnya.
Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid ADDIN pun berakhir dengan tertib dan penuh kekhusyukan, meninggalkan pesan sunyi namun tegas: bahwa sholat bukan sekadar ritual, melainkan tiang penopang moral umat di tengah arus zaman yang kian mengguncang.


